Hacker dan Cracker itu BEDA

SEPINTAS - Seputar Info Dan Kreativitas. Perbedaan Hacker dan Cracker. Kata hacker memang sudah tidak asing lagi ditelinga. Tak sedikit yang mengartikan bahwa hacker itu adalah penjahat yang suka membobol akun dan merusak akun tersebut. Bahkan ada yang menganggap bahwa hacker dan cracker itu sama. Sering dikonotasikan negatif dan jahat. Membobol bank, merusak data, membuat virus, menyusup ke jaringan, mencuri akun sosmed, dan segala tindak kejahatan dalam jaringan semua ujung-ujungnya hacker yang disalahkan. Perlu kita ketahui bahwa hacker punya etika dalam ilmu yang dimilikinya, sementara cracker hanya mementingkan diri sendiri atau kelompoknya. Lebih jelasnya akan saya ulas perbedaan hacker dan cracker agar pemahaman para pembaca tidak keliru lagi serta meluruskan kembali citra para hacker yang selama ini banyak berjuang di depan komputer demi kenyamanan dan keamanan para pengguna sistem jaringan.



HACKER
Hacker adalah kumpulan orang-orang ataupun per orang dalam memeberikan sumbangan positif (bermanfaat) terhadap dunia jaringan internet maupun sistem operasi, dan juga memberikan program bantuan untuk dunia internet dan komputer. Hacker juga termasuk dalam kategori pekerjaan yang aktif dalam mencari kelemahan suatu sistem lalu memberikan solusinya kemudian memperbaiki kelemahan tersebut untuk mencegah terjadinya pembobolan atau tindakan kejahatan oleh cracker.

Sifat-Sifat Hacker
1. Mampu menganalisa kelemahan terhadap suatu sistem seperti situs website di jaringan internet. Apabila terdapat celah yang bisa dimasuki oleh penyusup, maka dia akan memberitahukan kepada pemilik situs lalu memberikan solusi setelah itu diperbaiki dengan cepat sebelum situsnya dirusak sehingga keamanan situs benar-benar terlindungi.

2. Menjunjung tinggi etika sebab mereka paham bahwa ilmunya itu sangat bermanfaat jika digunakan dengan bijak serta kreatif dalam merancang dan membangun suatu program yang berguna dalam hal positif bagi siapa saja.

3. Selalu memperdalam ilmunya dan mempelajari banyak hal tentang sistem operasi.

4. Tidak menyembunyikan ilmunya kepada orang. Tujuannya adalah kebaikan maka dari itu mereka tidak pelit atas apa yang mereka ketahui tentang sistem operasi dan jaringan.
CRACKER
Cracker adalah kebalikan dari hacker, yaitu sebutan untuk kumpulan orang-orang atau per orang yang suka mencari kelemahan suatu sistem lalu memasukinya demi kepentingan pribadi maupun kelompoknya. Tujuannya hanya mencari keuntungan bahkan merugikan banyak pihak. Ada banyak tindak kejahatan yang dilakukan oleh cracker seperti mencuri data, merusak sistem keamanan negara, mengubah serta menghapus data, membuat program yang dapat merugikan, mencuri password, dll. 

Sifat-Sifat Cracker
1. Sama halnya hacker, mampu menganalisa kelemahan suatu sistem namun yang membedakan adalah mereka menganalisa kelemahan suatu sistem dengan tujuan merusak sistem tersebut. Kelemahan terhadap suatu sistem adalah celah bagi mereka untuk masuk agar bisa beraksi dalam tindak kejahatan demi kepentingan pribadi maupun kelompok mereka.

2. Memiliki website rahasia atau tersembunyi bagi siapa saja. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengakses website tersebut.

3. Memiliki IP Address tersembunyi alias tidak terlacak.

Setelah membaca perbedaan hacker dan cracker diatas maka bisa diambil kesimpulan bahwa Hacker adalah orang yang mengetahui, menyadari, serta bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Sedangkan Cracker adalah orang yang mengetahui apa yang dilakukannya namun tidak menyadari dampak dari perbuatannya itu sendiri, dan tidak bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya. Hacker bekerja dengan tujuan yang baik sedangkan cracker bekerja atas keinginannya sendiri dan tidak ada yang membatasinya.

Itulah yang membedakan antara hacker dan cracker. Meskipun keduanya memiliki prinsip kerja yang sama namun tujuannya yang berbeda.

Semoga artikel ini bermanfaat. Sekian dan terima kasih telah membaca.