Apakah Benar Penampakan Adalah Rekayasa?

 Pareidolia
SEPINTAS - Seputar Info dan Kreativitas. Kadang kita mendengar atau bahkan melihat tentang hal-hal misterius yang terjadi disekitar kita. Seperti penampakan-penampakan yang tak lazim berupa sosok misterius atau mungkin sebuah bentuk yang aneh kemudian kita mengkaitkan peristiwa tersebut dengan peristiwa-peristiwa besar atau bencana.

Penampakan bukan sebatas dari apa yang kita lihat tetapi penampakan itu melibatkan semua panca indera. Seperti mendengar suara-suara aneh, mencium aroma-aroma khas berupa kemenyan, dll. Dan mungkin Anda juga pernah mendengar cerita teman-teman atau Anda sendiri pernah mengalami suatu hal yang aneh, lampu tiba-tiba berkedip, listrik padam kemudian menyala lalu padam lagi, benda bergerak sendiri, pintu tertutup seperti ditendang sehingga membuat perabotan di dinding jatuh berantakan. Dalam parapsikologi, hal ini diistilahkan "Poltergeist". Hal tersebut sering dianggap sebagai tanda-tanda kehadiran makhluk halus. Sebenarnya bukan begitu, sebab ada kesimpulan dari penelitian intensif yang dilakukan oleh William G. Roll (seorang ahli psikologi dan parapsikologi di University of West Georgia) yang menyimpulkan bahwa fenomena yang semacam itu adalah psikokinesis spontan. Jadi, bukan ulah makhluk halus. Penampakan kapan saja bisa muncul karena itu adalah hasil dari apa yang sering kita pikirkan ataupun sering membayangkan dan akan muncul dalam bentuk 'halusinasi'.

Artikel Lainnya : Game Berhantu

Pareidolia?
Dalam dunia sains penampakan-penampakan tersebut dinamakan Pareidolia. Apa itu pareidolia? Pareidolia adalah suatu fenomena psikologis dimana otak kita mengalami kencenderungan untuk mempersepsikan apa saja yang sedang kita saksikan kemudian kita membandingkan-bandingkan dengan apa yang telah kita lihat atau alami sebelumnya. Fenomena ini seringkali dialami oleh semua orang dan bahkan Anda tanpa pengecualian.

Ketika kita sedang mengambil gambar disuatu tempat, kemudian setelah kita lihat hasilnya ternyata ada kejanggalan pada gambar tersebut, lalu otak kita mencari-mencari informasi yang pernah kita lihat atau alami sebelumnya dan setelah menemukan informasi tersebut maka secara cepat kita langsung menyebutnya 'ini adalah penampakan'. Begitulah proses terjadinya pareidolia.

Sebagian ahli dibidang ini mengatakan, pareidolia ini menghasilkan delusi yang melibatkan panca indera, namun diberbagai kasus kebanyakan pareidolia terjadi pada indera penglihatan.

Jika Anda melihat gambar-gambar dibawah ini, maka otak Anda akan segera mencari informasi-informasi yang telah anda lihat sebelumnya kemudian mengkaitkan dengan apa yang Anda lihat pada gambar berikut.












Dari beberapa gambar diatas pasti Anda sudah menemukan kemiripan dari apa yang pernah Anda lihat sebelumnya.

Namun bagaimanakah dengan gambar-gambar dibawah ini? Apakah Anda juga bisa menemukan suatu kemiripan dengan yang pernah Anda lihat sebelumnya?






Leonardo da Vinci pernah menulis dalam buku catatannya mengenai pareidolia. "Saat Anda menatap sebuah dinding yang ternoda atau terbuat dari gabungan banyak macam batu, Anda akan menciptakan sebuah situasi dimana Anda merasa dapat melihat kemiripan".


Jadi, Penampakan yang sering muncul entah itu secara langsung atau melalui media semua itu hanya rekayasa belaka. Rekayasa yang muncul tiba-tiba bedasarkan informasi yang telah sampai ke dalam pikiran sehingga ketika kita melihat ada yang ganjil yang tidak seharusnya ada maka spontan otak kita mencari hal-hal yang sesuai dengan yang kita lihat.